Scroll untuk baca artikel
CianjurHomeTNI & POLRI

Bupati Cianjur Sambut Pulang Kloter Pertama Jemaah Haji, PPIHD Pastikan Persiapan Matang dan Pelayanan Optimal

1054
×

Bupati Cianjur Sambut Pulang Kloter Pertama Jemaah Haji, PPIHD Pastikan Persiapan Matang dan Pelayanan Optimal

Sebarkan artikel ini
Spread the love

Kordinasi Yang Baik Dengan Dishub.!

Pemilihan bus Nuansa Ilham didasarkan pada kepatuhan mereka terhadap prosedur dan koordinasi yang baik dengan Dinas Perhubungan (Dishub).

Tak hanya itu, kesehatan seluruh kru bus, mulai dari sopir hingga kondektur, juga telah diperiksa oleh Dinas Kesehatan untuk memastikan kelayakan mereka dalam bertugas.

Saepul Ulum menjelaskan bahwa PPIHD telah berkoordinasi erat dengan berbagai pihak, termasuk Polres untuk aspek pengamanan, Dishub, Satpol PP, Dandim, POM, serta keamanan di lingkungan Asrama Haji Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cianjur.

“Alhamdulillah, dengan kerja sama yang memang sudah punya pengalaman sebelumnya di pemberangkatan, tidak ada kesulitan untuk mengkomunikasikan bagaimana pemberangkatan ini sesuai dengan apa yang diharapkan,” jelas Saepul Ulum, menyoroti pengalaman positif dari proses pemberangkatan jemaah sebelumnya.

Jemaah kloter 13 merupakan bagian dari gelombang pertama keberangkatan haji yang diterbangkan dari Bandara King Abdul Aziz Jeddah.

Mereka sebelumnya tiba di Madinah dari Bandara Soekarno-Hatta, kemudian melaksanakan ibadah di Mekkah, dan kini akan kembali ke tanah air setelah menunaikan seluruh rukun haji.

Hingga saat ini, PPIHD menegaskan tidak ada informasi mengenai penundaan penerbangan (delay) atau gangguan lain.

“Mudah-mudahan sesuai dengan rencana, tidak ada hambatan,” harap Saepul Ulum.

Saepul Ulum juga menyampaikan kabar gembira mengenai kondisi jemaah kloter 13.

“Alhamdulillah untuk kloter sekarang utuh ya, mudah-mudahan sampai akhir juga tidak ada tambahan lagi yang meninggal,” katanya.

Ia menyebutkan bahwa hanya dua jemaah haji asal Cianjur yang meninggal dunia di Arab Saudi, yakni Bapak Haji Sukandi dari kloter 56 dan Ibu Asmana dari kloter 38. PPIHD berharap tidak ada lagi penambahan jemaah yang meninggal hingga seluruh kloter kembali ke tanah air.