Scroll untuk baca artikel
DaerahHomePendidikan

Bupati Cianjur Wahyu Ajak PGRI Sinergi Wujudkan Pendidikan Berkualitas dan Berbasis Solusi

1521
×

Bupati Cianjur Wahyu Ajak PGRI Sinergi Wujudkan Pendidikan Berkualitas dan Berbasis Solusi

Sebarkan artikel ini
95ed5d99-7215-47eb-80b4-9871a0837674
123085c2-36d4-4db9-8294-1da794b24f8f
Spread the love

Menyumbang Pembangunan Tiga TK PGRI.

Selain itu, Yusup juga menceritakan bagaimana PGRI berhasil bangkit pascagempa Cianjur 2021 berkat donasi besar dari berbagai pihak, termasuk dari Provinsi DKI Jakarta yang menyumbang pembangunan tiga TK PGRI.

​PGRI yang baru dilantik pada 21 Juni 2025 ini telah merumuskan 10 program mandatori dan 168 program kerja selama lima tahun ke depan.

Di antara program tersebut adalah transformasi dan digitalisasi organisasi, peningkatan profesionalitas, perlindungan, dan kesejahteraan guru.

​Pada akhir sambutannya, Yusup menyampaikan beberapa aspirasi penting kepada Bupati.

Pertama, permohonan agar pemerintah daerah mengusulkan ke Kementerian PAN-RB terkait penyederhanaan status pelamar guru (R2, R3, R3b, R3t, dan R4) menjadi satu jenis saja, yakni “pelamar guru.”

Kedua, Yusup berharap ada kebijakan baru dari Bupati yang memungkinkan kepala sekolah menyelesaikan masa jabatannya hingga pensiun, mengingat banyak kepala sekolah yang masa jabatannya tersisa 2-8 tahun harus kembali menjadi guru berdasarkan Permendiknas Nomor 7 Tahun 2025.