“Melalui pemerintah daerah, kami sedang menjajaki penyusunan Raperda penyertaan modal yang direncanakan berlaku mulai 2027 selama lima tahun. Perda penyertaan modal yang lama sudah selesai, sehingga perlu diperbarui agar program pengembangan perusahaan bisa berjalan berkesinambungan,” ujar Syamsul Hadi.
Fokus Utama Akan Dialihkan Pada Optimasi
Dalam paparannya, Syamsul menjelaskan bahwa arah kebijakan Perumdam Tirta Mukti ke depan tidak lagi menitikberatkan pada penambahan sambungan baru secara besar-besaran. Fokus utama akan dialihkan pada optimalisasi kualitas pelayanan kepada pelanggan yang sudah ada, sebagaimana masukan dari Komisi II DPRD Cianjur.
“Masukan dari Komisi II sangat sejalan dengan program kami. Untuk saat ini kami tidak terlalu fokus menambah sambungan baru secara masif, melainkan mengoptimalkan pelayanan yang sudah ada agar kualitasnya benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, sejumlah inovasi dan langkah strategis telah disiapkan, di antaranya dengan penambahan sumber mata air baru serta optimalisasi pemanfaatan air baku yang sudah tersedia.



