“Ending-nya nanti adalah bagaimana distribusi air ke pelanggan bisa semakin baik, stabil, dan merata. Itu yang menjadi tujuan utama kami,” jelasnya.
Dipaparkan Secara Detail
Terkait nilai penyertaan modal, Syamsul mengungkapkan bahwa total anggaran yang direncanakan mencapai Rp50 miliar untuk lima tahun, atau sekitar Rp10 miliar per tahun. Namun, rincian penggunaan anggaran tersebut belum dipaparkan secara detail karena masih dalam tahap awal pembahasan.
“Untuk perincian penggunaan dan teknisnya akan kami sampaikan lebih lanjut. Tadi baru ekspose secara global saja, belum detail, karena prosesnya masih panjang dan baru tahap awal,” paparnya.
Ia menegaskan, Raperda penyertaan modal saat ini baru diajukan melalui Bagian Ekonomi dan Bagian Hukum Setda Kabupaten Cianjur. Perumdam Tirta Mukti bertugas memaparkan rencana teknis serta proyeksi program yang akan dijalankan apabila penyertaan modal tersebut disetujui.



