“BUMDes harus dikelola secara profesional dan sesuai regulasi agar dapat menjadi kekuatan ekonomi desa. Melalui pelatihan ini, kami berharap para pengelola mampu memahami tata kelola keuangan secara benar,” ujar Ardiana.
Sementara itu, Ketua Panitia Nanang Sulaeman menuturkan bahwa pelatihan ini dirancang selama dua hari dengan materi intensif mencakup regulasi, ketahanan pangan, hingga praktik penyusunan laporan keuangan.
Rangkaian Acara Hari Pertama
Kegiatan dimulai pukul 13.30 WIB dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan-sambutan, serta pembacaan doa oleh H. Dudung Winara, dilanjutkan pretest untuk mengukur pemahaman awal peserta.



