Menurutnya, langkah percepatan pembangunan jaringan irigasi menjadi sangat penting mengingat potensi musim kemarau panjang yang diprediksi terjadi dalam beberapa bulan mendatang.
“Ini nanti akan mengairi kurang lebih 580 hektare. Karena diperkirakan beberapa bulan ke depan akan terjadi kemarau cukup panjang, maka kita membuat dan memperbaiki irigasi di berbagai tempat di Cianjur, salah satunya di Parakantugu,” ujar Eri.
Ia menegaskan bahwa pembangunan irigasi bukan hanya sekadar proyek fisik, tetapi bagian dari strategi besar pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan pangan Kabupaten Cianjur.
Ketahanan Pangan Jadi Prioritas Pemkab Cianjur
Ketersediaan air dinilai menjadi faktor utama keberhasilan sektor pertanian, terutama bagi petani padi yang sangat bergantung pada pasokan air stabil selama masa tanam hingga panen.
Dengan saluran irigasi yang berfungsi optimal, para petani diharapkan tetap dapat bercocok tanam tanpa terganggu penurunan debit air saat musim kemarau.



