Scroll untuk baca artikel
DaerahHomepemerintahanTNI & POLRI

Kapolres dan Bupati Cianjur Bersama Pandawara Group Bersihkan Danau Jangari

11
×

Kapolres dan Bupati Cianjur Bersama Pandawara Group Bersihkan Danau Jangari

Sebarkan artikel ini
Spread the love

CIANJUR,- Semangat menjaga kelestarian lingkungan mewarnai peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Kabupaten Cianjur. Ribuan warga bersama unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, komunitas lingkungan, relawan, dan Pandawara Group mengikuti aksi bersih-bersih di kawasan Danau Jangari.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Cianjur, Kapolres Cianjur AKBP Dr. A. Alexander Yurikho Hadi, S.H., S.I.K., M.Si., M.M., M.H.I., M.I.P., dan Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian. Aksi ini menjadi bentuk nyata kolaborasi berbagai pihak dalam menjaga kebersihan dan kelestarian kawasan Danau Jangari.

Gerakan Bersama untuk Menjaga Danau Jangari

Dalam sambutannya, Kapolres Cianjur, Kapolres Cianjur AKBP Dr. A. Alexander Yurikho Hadi, S.H., S.I.K., M.Si., M.M., M.H.I., M.I.P. menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan hanya agenda Polres Cianjur. Menurutnya, aksi bersih-bersih ini merupakan gerakan bersama seluruh masyarakat Kabupaten Cianjur.

“Polres Cianjur hanyalah bagian kecil dari Kabupaten Cianjur. Hari ini kita berkumpul untuk menunjukkan kepada siapa pun bahwa masyarakat Kabupaten Cianjur mencintai kebersihan dan tidak menginginkan adanya hal-hal yang merugikan di perairan kita, khususnya di Danau Jangari,” ujar Kapolres.

Kapolres menjelaskan, momentum Hari Bhayangkara ke-80 yang mengusung tema “Polri untuk Masyarakat” menjadi penguat komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah, termasuk program Indonesia Asri yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia.

Sampah dan Eceng Gondok Jadi Fokus Utama

Menurut Kapolres, terdapat dua fokus utama dalam kegiatan tersebut. Pertama, membersihkan sampah yang mencemari kawasan perairan. Kedua, mengangkat tanaman air berupa eceng gondok yang pertumbuhannya sudah berlebihan.

“Yang pertama membersihkan sampah, dan yang kedua membersihkan tanaman air yang awalnya menguntungkan, tetapi apabila jumlahnya berlebihan justru merugikan. Ini adalah tanggung jawab kita bersama,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *