“Saya bayar saja pak, waktu saya urus dulu pak, anak saya masih SMP, sekarang sudah di SMA, sudah kurang lebih 4 tahun berlalu tapi Ijazahnya belum ada sampai sekarang, padahal dulu itu saya sudah bayar Rp. 300 ribu,” sambungnya.
Sementara itu, salah satu orang tua juga mengaku, jika penerimaan dana PIP siswa di SD Tondo Tangngah Lumaring itu harus di stor Rp. 50 ribu setiap penerima PIP.
“Kalau anak saya itu menerima Rp. 450 ribu, setiap masuk ke rekening siswa kita disuruh untuk Foto Copy buku rekening siswa untuk diserahkan langsung ke Kepsek kemudian diberikan uang Rp. 50 ribu,” ucapnya.
“Yang terima langsung itu Kepala Sekolahnya, dan itu sudah berlangsung lama, semenjak anak saya kelas 2 SD. Sekarang anak saya sudah tamat SD,” sambungnya.(*)



