Selanjutnya, di tanggal 21 Januari, akan dimulai dengan pertandingan eksebisi sepak bola antar kesebelasan Pemkab/Pemkot se-Tana Luwu, Kolaka dan Kolaka Utara pada pagi hari untuk babak penyisihan, dan sorenya semi final dan grand final.
Untuk siang harinya, kata Andi Tabacina, bapak Bupati akan berkunjung ke pasar murah yang berlokasi di sekitaran Gedung Olahraga (GOR) Malili. Setelah itu, Bupati akan masuk ke dalam GOR yang didalamnya ada pameran Karya Seni dan Benda Pusaka. Sementara malamnya masih ada pagelaran seni karena khusus acara ini akan berlangsung tiap malam dari 20, 21 hingga 22 Januari 2024.
” Jadi jika ingin melihat seperti apa peradaban besi di Luwu Timur, silahkan datang ke Luwu Timur, karena akan rugi jika tidak datang,” ajak Kadis Parmudora ini.
Kemudian pada tanggal 22 Januari, saatnya menuju acara serius setelah berolahraga dan berseni di tanggal 20 dan 21. Tanggal 22 panitia akan menggelar seminar budaya Tana Luwu di Gedung Wanita Simpurusiang Malili, dimana para pesertanya ialah para pemerhati budaya, para kepala sekolah dan karena gedungnya terbatas jadi peserta akan batasi.
Sementara di malam hari, di Rumah Jabatan Bupati Luwu Timur akan digelar temu Saudagar se Tana Luwu, para Bupati se-Tana Luwu, Kolaka dan Kolaka Utara akan mempresentasikan seperti apa potensi di daerahnya masing-masing.



