Scroll untuk baca artikel
DaerahHomepemerintahanTNI & POLRI

Milangkala Cianjur ke-349: KDM Sebut Jalan Cikadu Hadiah Terbesar bagi Warga, Dorong Rebranding Potensi Daerah

17
×

Milangkala Cianjur ke-349: KDM Sebut Jalan Cikadu Hadiah Terbesar bagi Warga, Dorong Rebranding Potensi Daerah

Sebarkan artikel ini
Spread the love

Menurutnya, Cianjur merupakan daerah yang memiliki kekayaan alam sangat lengkap sehingga membutuhkan perencanaan pembangunan yang terarah agar seluruh potensi tersebut dapat berkembang secara optimal.

“Pak Bupati harus segera melakukan penyesuaian tata ruang. Cianjur ini eksotis dan memiliki kelengkapan yang tidak dimiliki banyak daerah. Ada gunung, laut, danau, pertanian unggulan, kawasan industri hingga kuliner. Semua potensi itu harus dikelola dengan baik,” katanya.

Ia menilai kekayaan alam tersebut harus diikuti dengan strategi pembangunan yang terintegrasi agar mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat.

Dorong Rebranding Potensi Cianjur

Selain penataan ruang, KDM juga menekankan pentingnya membangun citra atau rebranding Kabupaten Cianjur sebagai daerah tujuan wisata, investasi, dan pusat pertanian unggulan.

Menurutnya, Cianjur sejak lama telah dikenal sebagai daerah yang memiliki daya tarik tersendiri.

“Dari dulu Cianjur sudah dikenal sebagai daerah yang istimewa. Sampai ada lagu Semalam di Cianjur. Tinggal bagaimana potensi itu terus diperkuat melalui branding yang baik,” ujarnya.

Ia berharap identitas Cianjur sebagai daerah yang kaya budaya, alam, dan hasil pertanian semakin diperkuat sehingga mampu meningkatkan daya saing daerah di tingkat nasional.

Soroti Akses Pendidikan di Wilayah Selatan

Dalam kesempatan tersebut, Dedi juga memberikan perhatian terhadap sektor pendidikan, khususnya bagi masyarakat di wilayah-wilayah terpencil yang masih memiliki keterbatasan akses menuju sekolah negeri.

Ia meminta Pemerintah Kabupaten Cianjur segera memetakan daerah-daerah yang membutuhkan pembangunan sekolah baru.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat, kata dia, siap mendukung pembangunan fisik sekolah apabila pemerintah daerah menyediakan lahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *