“Pelaksanaan pameran lebih awal ini mudah-mudahan menjadi promosi sekaligus pengingat bagi masyarakat bahwa MTQ Tingkat Kabupaten Cianjur akan segera digelar,” katanya.
Produk Halal Jadi Perhatian Utama
Agus menjelaskan, salah satu fokus utama pameran adalah menghadirkan produk-produk halal yang telah memiliki sertifikasi dan legalitas sesuai ketentuan.
Ia mengaku memiliki pengalaman dalam mengelola kegiatan serupa di sejumlah daerah, termasuk Tasikmalaya dan Semarang.
Untuk memastikan kualitas produk yang ditampilkan, pihaknya berharap adanya dukungan dan rekomendasi dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) agar produk yang hadir benar-benar memenuhi standar halal.
“Kami berharap ada rekomendasi ataupun imbauan dari Ketua MUI sehingga produk-produk yang diundang benar-benar produk halal yang sudah memiliki lisensi,” ungkapnya.
32 Kecamatan Didorong Tampilkan Produk Unggulan
Selain produk halal, pameran juga akan menjadi ruang bagi seluruh kecamatan di Kabupaten Cianjur untuk memperkenalkan potensi unggulan masing-masing.
Agus mengatakan, konsep tersebut pernah diterapkan dalam pelaksanaan MTQ Kabupaten Cianjur di Kecamatan Warungkondang dan mendapat respons positif dari masyarakat.
Saat itu, sebanyak 32 kecamatan turut berpartisipasi dengan menampilkan produk UMKM, hasil pertanian, serta berbagai karya unggulan daerah.
“Mudah-mudahan tahun ini setiap kecamatan bisa kembali menampilkan berbagai potensi yang dimiliki, baik UMKM, hasil pertanian maupun produk pesantren yang ada di wilayahnya,” katanya.



