Menurutnya, rekayasa lalu lintas perlu dipersiapkan secara matang agar mobilitas peserta tetap lancar tanpa mengganggu aktivitas masyarakat maupun arus kendaraan yang melintas di kawasan Kecamatan Pagelaran.
“Seluruh unsur terkait diharapkan memiliki persepsi yang sama mengenai jalur pawai, titik pengamanan, pengalihan arus kendaraan, lokasi parkir, hingga kesiapsiagaan petugas di lapangan,” ujar Awaludin.
Libatkan Berbagai Instansi
Rapat koordinasi dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah dan aparat keamanan, di antaranya Polres Cianjur, Satlantas Polres Cianjur, Kodim 0608/Cianjur, Denpom III/1 Cianjur, Kementerian Agama Kabupaten Cianjur, Dinas Perhubungan,
Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Satpol PP dan Damkar, Bagian Umum Setda, Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda, Camat Pagelaran, serta jajaran panitia penyelenggara.
Kehadiran seluruh pemangku kepentingan tersebut bertujuan untuk menyamakan langkah dalam mendukung suksesnya penyelenggaraan MTQH tingkat kabupaten.
Bahas Rekayasa Lalu Lintas hingga Titik Parkir
Dalam rapat tersebut, panitia membahas berbagai aspek teknis pelaksanaan Pawai Ta’aruf, mulai dari penentuan rute sepanjang sekitar 850 meter, titik awal dan akhir pawai, pengaturan kendaraan peserta, penyediaan kantong parkir, jalur alternatif bagi masyarakat, hingga pola pengamanan selama kegiatan berlangsung.



