Disisi lain aksi multi pihak seperti masyarakat sekitar hutan, unsur muspika serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah sangat berperan dalam pencegahan kebakaran hutan.
” Semua terlibat secara aktif. Kami juga membentuk Satgas Damkar Hutla unsurnya Perhutani dan Lembaga Masyarakat Sekitar Hutan, ” bebernya.
Dijelaskan Junaedi, pihaknya menerjunkan para petugas lapangan yang telah memilikii pengetahuan penanggulangan kebakaran serta fasilitas seperti kendaraan yang didesain bisa mengakut air kekawasan hutan, mesin penyemprot serta alat pelindung diri.
” Untuk personil semua sudah terlatih , fasilitas pemadaman juga adaftif dengen medan hutan, ” katanya.
Saat ini Personil yang terlibat aktif dalam penanggulangan kebakaran hutan diperkirakan mencapai 130 orang. Terdiri dari unsur Perhutani, masyarakat sekitar hutan ditambah TNI, Polri dan BPBD.



