Scroll untuk baca artikel
Home

Perekrutan Tenaga Kerja di Masmindo dan Petrosea Diduga Harus Pake Orang Dalam, Rawan Terjadi Konflik Sosial

2186
×

Perekrutan Tenaga Kerja di Masmindo dan Petrosea Diduga Harus Pake Orang Dalam, Rawan Terjadi Konflik Sosial

Sebarkan artikel ini
Spread the love

“Kenapa pihak Petrosea justru mengambil perusahaan luar untuk merekrut tenaga kerja, harusnya kan memberdayakan perusahaan lokal” ucapnya.

Ismail menduga ada indikasi dalam perekrutan tenga kerja Petrosea yang dilakukan oleh PT Arlie Debora Utama ini tidak transparan dan tidak mengutamakan angkatan kerja lokal.

“Sudah ada beberapa laporan dari warga setempat bahwa PT Arlie Debora Utama dalam merekrut tenaga kerja tidak mengutamakan angkatan kerja lokal, namun merekrut angkatan kerja dari luar kabupaten” ucap Ismail.

“Sedangkan yang telah terimbas pembebasan lahan tidak sepenuhnya di akomodir menjadi tenaga kerja, harusnya kan mereka menjadi prioritas” sambung Ismail.

“Perusahaan yang masuk di Luwu kan punya kesepakatan atau MOU dengan pemerintah terkait perekrutan tenaga kerja yakni untuk tenaga kerja lokal itu 70% dan untuk tenaga kerja luar itu 30%” sambungnya.

Selain itu kata Ismail, pihak Masmindo dan Petrosea harusnya melakukan pemberdayaan terhadap masyarakat setempat terutama masyarakat yang sudah dibebaskan lahannya.