Terus Berkarya Dan Berinovasi.
Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen untuk memberikan fasilitas, dukungan finansial, serta wadah bagi mereka untuk terus berkarya dan berinovasi.
“Kesejahteraan seniman adalah cerminan dari penghargaan kita terhadap budaya,” tegasnya.
​Pesan keempat ditujukan kepada pemerintah desa, yaitu untuk melestarikan tradisi lokal.
Wabup mengajak setiap desa untuk menjadi benteng terdepan dalam menjaga tradisi, adat istiadat, dan kesenian yang ada di wilayah masing-masing.
Pemerintah desa diharapkan proaktif dalam mengidentifikasi, merevitalisasi, dan mempromosikan tradisi unik yang dimiliki.
​Terakhir, Ramzi menekankan peran aktif masyarakat dalam menjaga budaya. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat, dari individu hingga komunitas, untuk tidak hanya menjadi penikmat, tetapi juga menjadi pelaku dan penjaga budaya.
“Budaya adalah akar yang harus kita rawat dan wariskan agar tetap hidup di tengah perubahan zaman,” pungkasnya,
​Pekan Kebudayaan Daerah 2025 diharapkan tidak hanya menjadi ajang pameran seni, tetapi juga momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah,
seniman, budayawan, dan masyarakat dalam merawat dan mengembangkan kebudayaan Cianjur agar tetap lestari dan relevan di tengah arus modernisasi. (*)
Reporter | dkh/Rik | Editor | Redaksi | infonawacita.or.id



