“Jika akses ke lokasi gangguan dapat dijangkau dengan cepat, pemulihan jaringan bisa dilakukan dalam waktu kurang dari satu jam,” katanya.
Khusus untuk wilayah Cianjur Selatan yang memiliki kondisi geografis lebih menantang, jumlah posko diperbanyak guna mempercepat waktu penanganan gangguan.
“Idealnya satu hingga dua kecamatan memiliki satu posko, agar waktu recovery tetap optimal meskipun medan cukup berat,” tambahnya.
Dukungan PLTMH dan Imbauan ke Pelanggan
Dudi juga memaparkan bahwa jaringan kelistrikan UP3 Cianjur didukung oleh sejumlah infrastruktur, di antaranya, Gardu Induk Cianjur: 29 penyulang.
Gardu Induk Sukaluyu: 10 penyulang, Gardu Induk Patuha: 2 penyulang, Gardu Induk Lembursitu: 1 penyulang, 7 Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH)
Sebagian besar PLTMH tersebut berada di wilayah Cianjur Selatan dengan total kapasitas sekitar 37,5 MW, sebagai bagian dari komitmen PLN dalam mendukung pengembangan energi hijau.
Menutup keterangannya, Dudi mengimbau masyarakat agar segera melaporkan gangguan listrik melalui aplikasi PLN Mobile.



