Terutama Bagi Mereka Yang Kurang Beruntung.!
Ia menambahkan, di tengah hiruk pikuk kehidupan modern, semangat berbagi menjadi sangat relevan. Daging kurban yang dibagikan adalah simbol kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama, terutama bagi mereka yang kurang beruntung.
“Mari kita jadikan Idul Adha ini sebagai kesempatan untuk mempererat tali silaturahmi, saling menguatkan, dan menebarkan kebaikan tanpa pandang bulu,” ajaknya.
Sebagai pimpinan rumah sakit rujukan utama di Cianjur, dr. Yuli juga mengaitkan makna Idul Adha dengan semangat pelayanan di RSUD Sayang.
Ia menyebutkan bahwa dedikasi para tenaga medis, perawat, dan seluruh staf rumah sakit dalam memberikan pelayanan kesehatan adalah bentuk pengorbanan yang tak kalah mulianya.
“Setiap hari, rekan-rekan di RSUD Sayang berjuang tanpa lelah untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang membutuhkan. Ini adalah bentuk pengorbanan waktu, tenaga, bahkan pikiran, demi kesembuhan dan kesehatan pasien,” ungkap dr. Yuli.
Ia berharap, momentum Idul Adha ini dapat semakin memupuk rasa empati dan semangat kebersamaan di lingkungan RSUD Sayang, sehingga pelayanan yang diberikan dapat semakin optimal dan menyentuh hati masyarakat.
“Mari kita terus berupaya menjadi insan yang bermanfaat, baik di lingkungan kerja maupun di masyarakat luas,” tambahnya.



