Saat memasuki area dapur, Ridwan diketahui melakukan perekaman video menggunakan ponsel miliknya sambil mencari Kepala SPPG Kubang, Arasy Nurahman. Karena yang bersangkutan sedang beristirahat, Ridwan kemudian ditemui oleh Ai Andriani yang menjabat sebagai akuntan SPPG.
“Telah dijelaskan secara terperinci mengenai harga pangan dan bahan menu MBG sesuai Petunjuk Teknis (Juknis) serta Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang dikeluarkan oleh Badan Gizi Nasional. Namun yang bersangkutan tampaknya tidak menerima penjelasan tersebut,” ujar salah satu saksi di lokasi.
Adu Mulut dan Klaim Penganiayaan
Ketegangan meningkat saat Ridwan tetap memaksa bertemu dengan Kepala SPPG. Cekcok mulut pun terjadi antara Ridwan dengan para pekerja dapur. Di tengah keributan yang terekam kamera ponsel tersebut, Ridwan berteriak bahwa dirinya telah menjadi korban pemukulan atau penganiayaan oleh pegawai SPPG.



