Jadikan hasil RAKERDA sebagai landasan kerja nyata, bukan sekadar dokumen administratif.
Perkuat kolaborasi antara LPTQ, pesantren, dan majelis taklim agar pembinaan Qur’an menjangkau seluruh masyarakat.
Manfaatkan teknologi digital untuk pelatihan, lomba virtual, dan publikasi konten edukatif Qur’ani.
Jaga ukhuwah dan integritas dalam menjalankan amanah dakwah dengan keikhlasan.
“Cianjur memiliki potensi besar. Dengan pembinaan berkelanjutan, LPTQ bisa menorehkan prestasi hingga tingkat nasional,” ujar Ramzi.
Meneguhkan Cianjur Sebagai Kabupaten Qur’ani
Ketua Umum LPTQ Cianjur, Ruhli Solehudin, menegaskan bahwa hasil RAKERDA 2025 akan menjadi panduan utama pelaksanaan pembinaan Qur’ani di seluruh kecamatan.
“Kami ingin memastikan semangat membumikan Al-Qur’an terus hidup di tengah masyarakat. Ini langkah awal memperkuat kelembagaan dan SDM Qur’ani di Cianjur,” pungkasnya.
Dengan berakhirnya kegiatan ini, diharapkan muncul rekomendasi konkret dan program berkelanjutan untuk memperkuat posisi Cianjur sebagai Kabupaten Qur’ani yang religius dan berakhlak mulia.(dkh/rik)



