Mengenai masalah Pembangunan infrastruktur saat ini sudah bisa di lalui dengan menggunakan roda 2 dan berharap nantinya Dinas PUPR provinsi Sul-Sul segera menindaklanjuti perbaikan akses jalan di Kab. Luwu pasca bencana Banjir dan Tanah longsor.
Penerangan yang awalnya mati saat terjadinya bencana alam di kab. Luwu khususnya daerah Kec. Latimojong saat ini juga sudah mulai menyala kembali dengan itu patut diapresiasi kepada pihak PLN atas kerjasamanya.
![]()
Tanggap darurat bencana banjir dan tanah longsor mulai pada tanggal 3 s.d 16 Mei 2024 berlangsung selama 14 hari dan dengan ini tanggap darurat sudah berakhir, sehingga pelaksanaan pemulihan pasca bencana alam Banjir dan Tanah longsor di Kab. Luwu akan dilakukan secara bertahap.
“Deputi BNPB mengatakan di depan forum Rapat Kordinasi, sebelum berakhir masa Tanggap Darurat saat ini berharap kepada seluruh unsur terkait untuk segera menyelesaikan pekerjaan pasca terjadinya bencana banjir dan tanah longsor”.Ujarnya
Beberapa pengungsi yang terdaftar saat ini sudah memasuki 2.800 orang pengungsi untuk itu kepada seluruh Babinsa dan Babinkamtibmas yang berada di wilayah untuk segera mendata masyarakat yang masih tetap di wilayah maupun yang mengungsi ke daerah lain.
Pendistribusian logistik sudah terpenuhi ke masing-masing Daerah/Desa untuk itu segera menginstruksikan kepada Camat/Kepala Desa untuk membagi logistik tersebut sehingga keperluan nantinya dapat di dropkan kembali.Pungkasnya
Keberadaan TNI-Polri yang ada di wilayah untuk membantu masyarakat dalam perbaikan jembatan maupun pembersihan rumah masyarakat yang terdampak Banjir, apabila personil tersebut akan di tarik maka harus melakukan kordinasi ke masing-masing pimpinan baik itu pihak TNI maupun Kepolisian.
Dengan berakhirnya Tanggap darurat ini mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur terkait atas partisipasi dan bantuannya yang telah diberikan selama ini berkat kerjasama yang baik sehingga dapat memberikan manfaat kepada masyarakat.Ungkap Deputi BNPB



