Apel dan Pawai Santri Warnai Puncak Perayaan
Puncak peringatan digelar pada 23 Oktober 2025 melalui Apel Hari Santri Nasional di Lapangan Pemda Cianjur, yang dihadiri oleh Bupati Cianjur dr. Wahyu Ferdian, Wakil Bupati Ramzi, Forkopimda, serta ribuan santri dan masyarakat umum.
Dalam sambutannya, Bupati Wahyu Ferdian menegaskan pentingnya peran santri dalam menjaga nilai keislaman dan keutuhan bangsa
“Santri adalah garda depan penjaga moral bangsa. Nilai keikhlasan, kejujuran, dan semangat belajar dari pesantren harus terus diwariskan kepada generasi muda,” ujarnya.
Usai apel, kemeriahan berlanjut dengan Pawai Santri dan Bazar Santri yang digelar di Alun-Alun Cianjur. Kegiatan ini akan berlangsung hingga 9 November 2025, menampilkan beragam kreativitas santri sekaligus menjadi wadah promosi produk pesantren dan UMKM lokal.
Lomba dan Expo Santri Ramaikan Kegiatan
Beragam perlombaan turut memeriahkan peringatan HSN 2025, di antaranya lomba pidato santri cilik (pildacil), hadroh, paduan suara, mewarnai kaligrafi, lomba kreasi cerita pesantren, hingga lomba tumpeng Muslimat.
“Peserta lomba luar biasa banyak. Kalau tidak dibatasi, mungkin bisa dua kali lipat. Ini menunjukkan betapa semangat santri Cianjur begitu tinggi,” ungkap KH. Aden.
Selain itu, Expo Santri juga digelar hingga awal November, dengan dukungan dari berbagai pihak ketiga dalam penyediaan tenda dan panggung utama. Meski sempat muncul isu soal pengelolaan lapak, panitia memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai prosedur.
“Kami dari panitia fokus pada kegiatan utama HSN. Untuk lapak dan arena permainan itu ranah pihak ketiga yang sudah mendapat izin dari Pemda,” tegasnya.



