Ditutup Papajar dan Nasi Liwet Bersama
Kegiatan Gorol kali ini terasa lebih hangat karena berdekatan dengan momen munggahan. Setelah menyelesaikan pekerjaan fisik, warga dan perangkat desa berkumpul untuk makan bersama dengan alas daun pisang menikmati nasi liwet.
Tradisi makan bersama tersebut sekaligus menjadi ajang papajar atau saling bermaaf-maafan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan.
“Momentum ini kami gunakan untuk papajar sebelum memasuki bulan puasa. Jadi, fisiknya dibangun melalui TPT, batinnya dibersihkan melalui silaturahmi,” tambah Hasanudin.
Dengan selesainya pembangunan TPT sepanjang 100 meter ini, mobilitas warga menuju TPU diharapkan tidak lagi terkendala, sekaligus meningkatkan keamanan jalur, terutama saat musim hujan. (dkh/Rik)



