Pengelola Akui Kendala Teknis
Dapur umum diketahui dikelola oleh Yayasan Wadah Titian Harapan di atas lahan sewa tahunan.
Kepala SPPG 3 Cilaku, Aulia Rahman, mengakui adanya masalah pada sistem IPAL sebelumnya.
“IPAL lama tidak sesuai standar sehingga terjadi rembesan ke kolam warga. Saat ini sudah diperbaiki dengan vendor bersertifikasi,” jelasnya.
Ia juga menyebut pihaknya telah melakukan mediasi dengan warga dan pemerintah desa pada 17 April lalu.
Koordinasi Jadi Sorotan
Meski perbaikan dilakukan, temuan di lapangan menunjukkan dampak pencemaran masih terlihat. Selain itu, keputusan operasional disebut berada di tingkat koordinator wilayah dan cabang, bukan sepenuhnya di SPPG.
Hal ini mengindikasikan adanya potensi lemahnya koordinasi dalam pelaksanaan program.
Saat ini, pihak pengelola memanfaatkan masa libur untuk mempercepat perbaikan dan menunggu arahan lanjutan dari pusat.
Satgas MBG pun menegaskan agar seluruh kewajiban administratif dan teknis segera dipenuhi.
“Kami berharap semua pihak mematuhi aturan agar program ini berjalan optimal tanpa merugikan masyarakat dan lingkungan,” pungkas Firman. (dkh)



