“Cukup miris bagi kita semua. Berdasarkan keterangan keluarga, almarhum mengambil dua labu siam hanya untuk kepentingan berbuka puasa. Namun pelaku justru melakukan kekerasan hingga menyebabkan korban meninggal dunia,” ujar Kapolres.
Ia menambahkan, setelah pihak kepolisian mendatangi rumah keluarga korban, diketahui kondisi ekonomi keluarga tersebut memang sangat memprihatinkan.
“Setelah kami datangi, ternyata keluarganya dalam kondisi ekonomi yang tidak baik-baik saja dan serba kekurangan,” jelasnya.
Polisi Masih Lakukan Penyelidikan
Saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan terkait kasus dugaan penganiayaan tersebut.
Polisi mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi serta alat bukti untuk mengungkap secara jelas peristiwa yang menyebabkan meninggalnya korban.
Pihak kepolisian memastikan proses hukum akan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.(dkh/Rik)



