“Jumlah peserta terdiri dari 22.356 santri MDT dan 4.625 santri TPQ, sehingga total mencapai 26.981 santri,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sebelum mengikuti ujian tulis, para santri telah melalui tahap munaqasah atau ujian praktik sebagai bagian dari evaluasi pembelajaran.
“Ujian ini bukan hanya untuk kepentingan dunia, tetapi juga menjadi bekal hingga akhirat,” tambahnya.
Pendidikan Keagamaan Jadi Fondasi Moral
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Cianjur Ramzi menegaskan pentingnya pendidikan keagamaan sebagai fondasi moral generasi muda.
Menurutnya, keberadaan MDT dan TPQ memiliki peran strategis dalam membentuk karakter anak-anak agar tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia.



