CIANJUR – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur mencatat adanya penurunan volume kendaraan selama momentum Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026.
Kondisi ini dinilai berbeda dibandingkan dengan periode serupa pada tahun-tahun sebelumnya yang umumnya diwarnai lonjakan arus kendaraan, terutama menuju kawasan wisata.
Penurunan tersebut berdasarkan hasil pemantauan volume kendaraan yang dilakukan Dishub Cianjur, baik melalui pencatatan lalu lintas maupun pengamatan langsung di lapangan. Secara umum, arus kendaraan terpantau relatif landai dan tidak menunjukkan kepadatan signifikan seperti yang biasa terjadi pada malam pergantian tahun.
Dishub: Tidak Ada Lonjakan Signifikan
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Cianjur, Aris Haryanto, mengatakan bahwa kondisi arus lalu lintas pada Nataru 2026 memang cenderung lebih terkendali.
Menurutnya, tidak terlihat lonjakan kendaraan yang berarti, baik di jalur utama maupun kawasan pusat kota.
“Kalau dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, memang berbeda. Volume kendaraan kali ini cenderung landai. Tidak ada peningkatan signifikan seperti biasanya,” ujar Aris saat dikonfirmasi, Kamis (1/1/2026) malam.
Faktor Keprihatinan Nasional Dinilai Berpengaruh
Aris menilai, salah satu faktor yang memengaruhi kondisi tersebut adalah situasi keprihatinan nasional akibat berbagai bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.



