Tanaman ‘Sirih Arab’ yang Disalahgunakan
Kepala BNN Kabupaten Cianjur, M. Affan, menjelaskan bahwa tanaman khat—yang sering dikenal sebagai “sirih Arab” atau “teh Arab”—banyak disalahgunakan oleh warga negara asing, terutama dari kawasan Timur Tengah, sebagai stimulan.
“Ini disebut sebagai sirih Arab atau teh Arab. Penyalahgunaannya lebih banyak digunakan oleh warga negara asing, khususnya dari Timur Tengah, sebagai stimulan. Efeknya hampir sama dengan sabu atau metamfetamin,” tutur Affan.
Ia menegaskan bahwa khat bukan tanaman asli Indonesia dan penyebarannya patut dicurigai. Pihak BNN masih mendalami apakah tanaman tersebut ditanam dengan sengaja oleh oknum tertentu.
“Tentunya tanaman tersebut bukan endemik wilayah kita, ada yang menanam atau sengaja menanam. Kami akan lakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mendapatkan informasi berkaitan dengan penanaman maupun jaringan yang lebih besar,” ujarnya.



