“Kejadian ini harus menjadi pelajaran bersama. Jangan mengonsumsi jamur liar atau tanaman apa pun yang belum dipastikan keamanannya. Alam memang menyediakan banyak hal, tetapi tidak semuanya aman dikonsumsi tanpa pengetahuan dan pengolahan yang tepat,” tegasnya.
Apresiasi untuk Respons Cepat Tim Medis
Bupati Wahyu turut mengapresiasi kinerja tim medis RSUD Sayang yang bergerak cepat sejak para korban tiba di IGD. Menurutnya, kecepatan dan ketepatan penanganan menjadi faktor kunci dalam menyelamatkan nyawa pasien.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada para dokter, perawat, dan seluruh jajaran RSUD Sayang atas dedikasi dan pelayanan medis yang prima,” ucapnya.
Sinergi Forkopimda dan Penanganan Kasus
Kapolres Cianjur AKBP Akhmad Alexander Yurikho Hadi menjelaskan bahwa pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan pemerintah desa melalui Bhabinkamtibmas sejak kejadian keracunan terdeteksi.
Berdasarkan data kepolisian, terdapat empat warga yang mengalami dampak cukup serius akibat konsumsi jamur liar.



