“Dari empat pasien yang dirujuk, satu orang sudah diperbolehkan pulang, dua orang masih dalam masa pemulihan, dan satu orang masih memerlukan perhatian medis khusus,” jelas Kapolres.
Ia menegaskan bahwa insiden tersebut murni disebabkan oleh konsumsi jamur liar yang banyak tumbuh di musim hujan, tanpa unsur kesengajaan maupun tindak kriminal.
“Musim hujan jamur tumbuh subur. Kami mengimbau masyarakat agar benar-benar selektif sebelum mengonsumsinya,” tambahnya.
Kondisi Terkini Pasien di RSUD Sayang
Direktur RSUD Sayang Kabupaten Cianjur, dr. Hj. Yuli Hendriyani, menyampaikan bahwa seluruh pasien keracunan langsung mendapatkan penanganan sesuai standar medis yang berlaku.



