Ulama Dan Umaro.!
Poin ketiga yang ditekankan Bupati adalah pentingnya menjaga sinergi antara ulama dan umaro.
“Pemerintah butuh panduan moral dari para ulama, serta MUI dan DKM menjadi tempat kami dari pemerintah daerah untuk menimba nilai-nilai keagamaan yang akan diterapkan untuk seluruh masyarakat Kabupaten Cianjur,” tegasnya.
Menyikapi perkembangan zaman, Wahyu juga mengajak untuk merangkul generasi muda agar kembali mencintai masjid.
Ia mendorong adanya program dakwah dan kegiatan keagamaan yang lebih inklusif, kreatif, dan sesuai dengan semangat zaman.
“Jangan menunggu anak-anak muda untuk datang, tapi mari kita hampiri mereka, kita rangkul mereka dengan kasih sayang nilai-nilai agama Islam,” ajaknya.
Selain itu, Bupati menekankan pentingnya merawat kebersamaan dan menghargai perbedaan dalam bingkai ukhuwah.
Wahyu berharap, Pelantikan ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat peran masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial, serta mempererat hubungan antara ulama, umaro, dan seluruh masyarakat Kabupaten Cianjur dalam membangun daerah yang lebih baik. (dkh/Rik).



