Tidak Terlalu Larut Malam
​Ramzi menambahkan, dirinya sering berdiskusi dengan almarhum sebelum dan sesudah kegiatan, terutama jika tidak terlalu larut malam.
Diskusi-diskusi tersebut, menurutnya, banyak memberikan pelajaran berharga.
​”Sering sekali sebelum melakukan kegiatan, bahkan kalau pulang kegiatan tidak larut malam, saya selalu berdiskusi dengan almarhum. Banyak hal yang bisa kita ambil,” tutur Ramzi.
​Mengakhiri pernyataannya, Wakil Bupati Ramzi mengajak seluruh hadirin untuk memanjatkan doa bagi almarhum H. Tjetjep Muchtar Soleh sebelum melanjutkan rangkaian acara.
​”Untuk itu, saya minta sebelum kita masuk ke rangkaian acara pada pagi hari ini, kita panjatkan doa untuk almarhum,” ajaknya.
“Almarhum orang baik, mudah-mudahan kita berharap husnul khotimah, dan mudah-mudahan apa yang telah beliau lakukan sepanjang usia, sepanjang umurnya, sepanjang pengabdiannya bisa diterima di sisi Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan bisa menjadi ladang pahala buat almarhum. Allahumma firlahu warhamhu wa’afihi wa’fuanhu, Al-Fatihah.”
​
Wakil Bupati Ramzi juga menyampaikan informasi terkait proses pemakaman. Ia menyebutkan bahwa keluarga saat ini sedang mengurus jenazah dan diperkirakan dalam hitungan beberapa jam akan tiba di Cianjur untuk segera dikebumikan.
​”Keluarga sedang mengurus jenazah, mungkin dalam hitungan beberapa jam akan sampai di Cianjur dan akan segera dikebumikan,” jelas Ramzi.
​Sebagai bentuk penghormatan terakhir, Wakil Bupati Ramzi berharap masyarakat dapat hadir dalam prosesi pemakaman.
“Tidak menjadi satu kewajiban, tapi kami berharap sebagai penghormatan terakhir, silakan hadir. Terima kasih,” pungkasnya.
​Kepergian H. Tjetjep Muchtar Soleh meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat Cianjur. Sosoknya akan selalu dikenang sebagai pemimpin yang mendedikasikan diri untuk kemajuan daerah dan kesejahteraan warganya.
Reporter | dkh/Rik | Editor | Redaksi | Infonawacita.or.id.



