“Ini bukan lagi persoalan kecil yang bisa ditunda. Sampah sudah menjadi ancaman nyata bagi warga dan lingkungan. Kami melihat tidak ada langkah konkret yang benar-benar efektif dari DLH,” ujarnya dalam orasi.
Tuntut Roadmap dan Transparansi Anggaran
Mahasiswa menilai penanganan sampah selama ini cenderung reaktif dan seremonial, tanpa perencanaan jangka panjang yang jelas.
Karena itu, mereka mendesak DLH untuk segera menyusun roadmap penanganan sampah yang terukur, sistematis, dan transparan.
Selain itu, mahasiswa juga menuntut keterbukaan informasi terkait penggunaan anggaran pengelolaan sampah agar publik dapat melakukan pengawasan secara optimal.
Desak Evaluasi Kinerja dan Audit
Sorotan tidak hanya ditujukan kepada DLH, tetapi juga kepada kepala daerah. Mahasiswa mendesak untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja dan struktur organisasi DLH.
Menurut mereka, perombakan birokrasi perlu dilakukan apabila instansi yang bertanggung jawab terhadap lingkungan tidak mampu menjalankan tugasnya secara optimal.



