“Saat ini Cianjur memiliki 7 WMK. Idealnya setiap WMK memiliki dua kendaraan. Dengan 13 unit, tentu masih kurang, tapi kami sangat terbantu dengan upaya pimpinan daerah mendapatkan hibah ini,” jelas Djoko.
Penyesuaian Medan dan Fokus Perawatan Tahun 2026
Djoko menambahkan, karakteristik medan Kabupaten Cianjur yang berbukit dan berbeda dengan Jakarta menjadi tantangan tersendiri. Oleh karena itu, armada hibah tersebut akan menjalani penyesuaian teknis serta perawatan berkala.
Untuk tahun 2026, Pemkab Cianjur memprioritaskan pemeliharaan armada damkar yang ada, guna memastikan respons cepat dan pelayanan maksimal kepada masyarakat.
Dengan tambahan armada ini, Pemkab Cianjur berharap penanganan kebakaran dan situasi darurat dapat semakin cepat, efektif, dan menjangkau wilayah-wilayah rawan secara optimal. (dkh/Rik)



