Scroll untuk baca artikel
Home

Dari Desa Sukasirna, Mimpi Sepak Bola Kang HL Terwujud: SSB Pandawa Lima Siap Berlaga di Liga Suratin U13

2260
×

Dari Desa Sukasirna, Mimpi Sepak Bola Kang HL Terwujud: SSB Pandawa Lima Siap Berlaga di Liga Suratin U13

Sebarkan artikel ini
Spread the love

Firman Sebagai Pelatih Kiper.!

Coach Rusman dipercaya sebagai pelatih kepala, didampingi oleh asisten pelatih Muhamad Yamin dan Pahami, serta Firman sebagai pelatih kiper.

Tak lupa, Agus Ramdani dan Ismet Rahmatullah bertindak sebagai pembina, memastikan visi dan misi SSB berjalan sesuai koridor.

Kini, dengan tim U13 yang siap tarung di Liga Suratin, SSB Pandawa Lima menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Cianjur Selatan.

Registrasi resmi di Askab PSSI Kabupaten Cianjur menjadi bukti keseriusan dan profesionalisme pengelolaan SSB ini.

Harapan Besar Sang Pendiri, Habib Latif
Sebagai pendiri, Habib Latif memiliki banyak harapan besar yang menyertai perjalanan SSB Pandawa Lima.

Harapan ini tidak hanya berkutat pada prestasi di lapangan, tetapi juga mencakup pengembangan karakter dan kontribusi nyata bagi kemajuan sepak bola.

Pertama Pengembangan Bakat dan Keterampilan, Habib Latif berharap SSB ini dapat menjadi wadah yang terstruktur dan profesional bagi anak-anak untuk menyalurkan bakat serta minat mereka dalam sepak bola.

Dengan latihan teratur dan sistematis, keterampilan teknis seperti mengolah bola, menendang, dan passing, serta pemahaman taktis tentang permainan, diharapkan dapat berkembang pesat.

“Kami ingin SSB Pandawa Lima melahirkan pemain-pemain berbakat yang bisa bersaing di level nasional, bahkan internasional,” ungkap Habib Latif penuh optimisme.

Kedua, pembentukan karakter dan mental tak kalah penting. Lebih dari sekadar aspek teknis, SSB Pandawa Lima juga berkomitmen menanamkan nilai-nilai positif seperti disiplin, kerja keras, kerja sama tim, kejujuran, dan sportivitas.

Melalui kerasnya latihan dan ketatnya kompetisi, anak-anak diajarkan untuk membangun mental yang kuat, percaya diri, dan mampu menghadapi tekanan.

“Di sini, mereka juga belajar tentang kepemimpinan, tanggung jawab, dan kerjasama, yang bermanfaat tidak hanya di lapangan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari,” tambah Habib Latif.