Scroll untuk baca artikel
DaerahHomeHukum & KriminalpemerintahanTNI & POLRI

Dari Jeritan di Libya Menuju Pelukan Keluarga, Kepulangan Ai Juariah Jadi Momentum Perkuat Pelindungan Pekerja Migran Indonesia

18
×

Dari Jeritan di Libya Menuju Pelukan Keluarga, Kepulangan Ai Juariah Jadi Momentum Perkuat Pelindungan Pekerja Migran Indonesia

Sebarkan artikel ini
Spread the love

CIANJUR – Perjalanan panjang yang diwarnai penderitaan akhirnya berujung haru. Ai Juariah (43), Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kampung Babakan Turuy, Desa Sukawangi, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur,

yang sempat menjadi perhatian publik setelah videonya meminta pertolongan dalam kondisi bersimbah darah di Libya viral di media sosial, akhirnya kembali ke tanah air dan berkumpul bersama keluarganya.

Setelah dipulangkan ke Indonesia pada Minggu (12/7/2026), Ai Juariah disambut secara resmi oleh Pemerintah Kabupaten Cianjur di Pendopo Bupati Cianjur, Senin (13/7/2026). Penyambutan tersebut dihadiri unsur Pemerintah Kabupaten Cianjur, BP3MI Jawa Barat, jajaran Polres Cianjur, serta berbagai pihak yang turut mengawal proses pemulangannya.

Momentum tersebut bukan sekadar seremoni kepulangan seorang warga, tetapi menjadi simbol hadirnya negara dalam memberikan perlindungan kepada pekerja migran Indonesia yang diduga menjadi korban penempatan nonprosedural dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Suasana Haru Warnai Penyambutan di Pendopo

Suasana haru menyelimuti Pendopo Bupati Cianjur saat Ai Juariah tiba didampingi keluarganya. Raut wajah yang mulai tenang menggambarkan rasa syukur setelah berhasil melewati perjalanan panjang dari wilayah konflik dan kembali menginjakkan kaki di kampung halamannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *