Pihak Sekolah Membantah
Saat dikonfirmasi, pihak sekolah membantah tudingan tersebut. Bendahara sekolah, Bu Heni, mengakui adanya penarikan dana PIP pasca pencairan, namun ia beralasan hal itu dilakukan karena khawatir dana tersebut tidak digunakan siswa sesuai peruntukan.
Terkait dugaan kelebihan biaya study tour, sekolah juga membantah dengan menyebut bahwa kegiatan itu menggunakan tabungan siswa masing-masing.
Sementara mengenai pungutan Rp3 juta menjelang ujian akhir, pihak sekolah menyebut dana itu dipakai untuk kegiatan Uji Dini Tahap (UDT) dan kebutuhan lainnya. Namun, sekolah memastikan semua siswa tetap bisa mengikuti ujian, baik yang sudah melunasi pembayaran maupun yang belum.(*)
Reporter | rik | Editor | Redaksi | infonawacita.or.id



