Menjadi Jembatan Gantung Yang Kokoh.!
Pembangunan pertama jembatan permanen dilakukan pada 2008 di era Bupati Drs. H. Tjetjep Muchtar Soleh, M.M., melalui Dinas Perkim, yang berhasil mengubah jembatan bambu menjadi jembatan gantung yang kokoh.
Namun, cobaan datang pada 9 Januari 2025, ketika Jembatan Gantung Sukaresmi terputus total, sehingga tidak dapat dilewati kendaraan maupun pejalan kaki.
Situasi ini tentu menghambat mobilitas warga dan aktivitas ekonomi. “Kami segera mengajukan permohonan kepada Bapak Bupati Cianjur melalui Dinas Perkim untuk membangun kembali jembatan Gantung Sukaresmi,” jelas Dadan.
Berkat gerak cepat pemerintah desa dan dukungan penuh dari Pemkab Cianjur, pembangunan jembatan ini dimulai pada awal Mei dan kini telah rampung sepenuhnya. (dkh/rik).



