Warga Menunggu Kepastian Pembayaran
Kepala Desa Mekarsari,Ujang Rahmat, yang hadir dalam rapat menegaskan bahwa warga pemilik tanah pengganti sudah menunggu kepastian pembayaran sejak lama.
“Dari 21 warga pemilik tanah, baru sebagian yang menerima pembayaran sejak 2018. Kami berharap tahun ini benar-benar tuntas sehingga warga tidak lagi harus datang terus-menerus ke sekolah maupun desa untuk menanyakan kepastian pembayaran,” ujarnya.
Berdasarkan data, luas lahan pengganti mencapai hampir lima hektare dengan nilai total Rp20 miliar. Dari jumlah tersebut,12 warga masih menunggu pelunasan sebesar Rp11,9 miliar. Proses pembayaran sempat tertunda akibat pandemi COVID-19, namun kini dokumen dan pengukuran lahan sudah siap diproses.(dkh/rik)



