Scroll untuk baca artikel
HomeNasionalpemerintahanTNI & POLRI

KPK Luncurkan E-Learning ASN Berintegritas, Perkuat Budaya Antikorupsi untuk Lebih dari 6,7 Juta ASN

5
×

KPK Luncurkan E-Learning ASN Berintegritas, Perkuat Budaya Antikorupsi untuk Lebih dari 6,7 Juta ASN

Sebarkan artikel ini
Spread the love

Karena itu, pembangunan integritas aparatur harus dilakukan secara menyeluruh melalui pendidikan, pencegahan, dan pembentukan budaya kerja yang dijalankan secara sistematis, masif, dan berkelanjutan.

“Yang kita bangun bukan sekadar platform digital, tetapi gerakan nasional pembelajaran integritas ASN yang diharapkan mampu menjangkau jutaan aparatur negara secara luas dan konsisten,” katanya.

Pencegahan Korupsi Dimulai dari Pembentukan Karakter

Dalam sambutannya, Setyo juga mengingatkan bahwa pemberantasan korupsi tidak cukup hanya mengandalkan penindakan hukum.

Menurutnya, praktik korupsi sering kali berawal dari tindakan kecil yang dianggap lumrah dan akhirnya berkembang menjadi pelanggaran yang lebih besar.

“Korupsi tidak selalu dimulai dari keputusan besar. Ia sering berawal dari kompromi-kompromi kecil yang dianggap biasa. Karena itu, pencegahan yang paling bermakna adalah yang mampu menyentuh kesadaran, membentuk karakter, dan mengubah perilaku,” tegasnya.

Ia turut menyampaikan apresiasi kepada Kementerian PANRB, LAN, dan BKN yang terlibat dalam pengembangan program tersebut.

“Keberhasilan program ini tidak mungkin dicapai oleh KPK sendiri. Saya berharap masukan atas program ini terus disampaikan sebagai bahan perbaikan ke depan,” tambahnya.

Hadirkan Pembelajaran Digital yang Interaktif

Sementara itu, Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK, Wawan Wardiana, menjelaskan bahwa program E-Learning ASN Berintegritas dirancang untuk memperkuat budaya integritas aparatur secara luas dan berkelanjutan melalui pemanfaatan teknologi digital.

“Program ini menjadi bagian dari gerakan nasional pembelajaran integritas ASN yang tidak hanya menanamkan nilai, tetapi juga membentuk karakter dan memperkuat budaya antikorupsi di birokrasi,” ujarnya.

Penulis: RikEditor: Beta.37

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *