Ia menilai potensi Kabupaten Cianjur sangat besar, mulai dari sektor pertanian, pariwisata, UMKM, hingga ekonomi kreatif yang perlu terus dikembangkan melalui pendekatan yang inovatif.
“Inovasi bukan hanya soal teknologi, tetapi juga bagaimana kita mampu menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik, lebih cepat, dan lebih bermanfaat bagi masyarakat,” jelasnya.
Komitmen Mengawal Visi Cianjur Emas
Menghadapi berbagai tantangan pembangunan pada tahun 2026, Henry menegaskan bahwa Bapperida berkomitmen mengawal visi pembangunan Kabupaten Cianjur sesuai arah Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD).
Menurutnya, pembangunan ke depan tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat ketahanan terhadap bencana, serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, adaptif, dan berbasis teknologi.
“Kita ingin Cianjur tidak hanya tumbuh secara ekonomi, tetapi juga tangguh terhadap bencana, memiliki Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang tinggi, serta tata kelola pemerintahan yang bersih dan adaptif terhadap perkembangan teknologi,” ungkapnya.
Kolaborasi Pentahelix Jadi Kunci Kemajuan Daerah
Henry mengajak seluruh unsur masyarakat, mulai dari pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, media, hingga masyarakat luas untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun Kabupaten Cianjur.



