Scroll untuk baca artikel
DaerahEkonomi & BisnisHomeNasionalpemerintahan

Menikmati Kedamaian di Atas Awan: Cerita dari Balik Kemewahan Grand Aston Puncak

1344
×

Menikmati Kedamaian di Atas Awan: Cerita dari Balik Kemewahan Grand Aston Puncak

Sebarkan artikel ini
75bc936c-60ab-4f13-9f12-c6c0bb74d1fc
ddb58b5c-1580-4f7c-b410-8209b8b0e14c
IMG_1434-compressed
IMG_1433-compressed
Spread the love

LAPORAN : Riki Rizki / Infonawacita.or.id

Bagi banyak orang, Puncak selalu identik dengan udara sejuk, kabut tipis yang turun perlahan, dan deretan vila di sepanjang jalan raya. Namun di antara hiruk pikuk wisatawan, berdiri sebuah tempat yang memadukan ketenangan, kemewahan, dan sentuhan teknologi Grand Aston Puncak Hotel & Resort.


Hotel ini bukan sekadar tempat bermalam — ia adalah ruang istirahat dari penatnya rutinitas, tempat di mana para tamu diajak menikmati keindahan alam dalam kemasan modern yang elegan.

Di ketinggian 1.300 meter di atas permukaan laut, Grand Aston menawarkan sensasi “tinggal di atas awan”, lengkap dengan panorama dua gunung sekaligus Gunung Beser di belakang dan Gunung Gede Pangrango di depan mata.

Bangun Pagi dengan Suara Alam dan Teknologi

Bayangkan bangun pagi, membuka tirai kamar, lalu melihat kabut perlahan turun di antara pepohonan. Di Grand Aston, pengalaman itu menjadi nyata.

Dengan Google Nest di setiap kamar, tamu tak perlu lagi menelpon resepsionis — cukup ucapkan “Hey Google, set my morning music”, dan suasana pagi pun diiringi alunan lembut dari speaker kamar.

Fitur teknologi ini membuat Grand Aston menjadi hotel pertama di kawasan Puncak yang memadukan sistem smart room dengan pelayanan berkelas internasional.

“Kami ingin setiap tamu merasa nyaman, tapi juga terhubung dengan alam. Teknologi di sini bukan untuk menggantikan kehangatan, tapi justru untuk memudahkan dan menghadirkan pengalaman yang lebih personal,” ungkap Marissa F. Purnamasari, Public Relations Manager Grand Aston Puncak.