Ia berharap penyelenggaraan MTQH XLVIII mampu menjadi ruang mempererat ukhuwah Islamiyah antar-kafilah dari seluruh kecamatan di Kabupaten Cianjur.
Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan dapat melahirkan qari, qariah, hafiz, hafizah, mufassir, serta peserta terbaik yang nantinya mampu membawa nama baik Kabupaten Cianjur di tingkat yang lebih tinggi.
“MTQH harus menjadi momentum pembinaan dan penguatan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat, sekaligus melahirkan generasi yang mampu menjadi teladan di lingkungan masing-masing,” ungkapnya.
Kecamatan Pagelaran Siapkan Diri Jadi Tuan Rumah
Kesiapan Kecamatan Pagelaran sebagai lokasi pelaksanaan MTQH XLVIII juga menjadi salah satu fokus utama dalam rapat koordinasi.
Panitia membahas berbagai kebutuhan sarana pendukung mulai dari penataan arena utama, fasilitas peserta, akses mobilitas, hingga kenyamanan bagi tamu undangan.
Persiapan yang matang dinilai penting agar pelaksanaan MTQH dapat berlangsung tertib, aman, dan memberikan kesan positif bagi seluruh peserta yang hadir dari berbagai kecamatan.
Selain itu, aspek kenyamanan dan pelayanan juga dipandang menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan kegiatan.
Dorong Semangat Keagamaan di Tengah Masyarakat
Panitia juga menyoroti pentingnya publikasi dan penyebarluasan informasi kepada masyarakat.



