Menurutnya, keberhasilan meraih prestasi tidak hanya bergantung pada kemampuan individu peserta, tetapi juga strategi pembinaan yang matang serta kekompakan seluruh elemen pembina Madrasah Diniyah di Kabupaten Cianjur.
“Kalau berbicara strategi, maka target juara umum harus menjadi fokus bersama. Kita harus membaca peta kekuatan, menghitung jumlah cabang lomba, melihat potensi yang ada, dan mempersiapkan seluruh amunisi yang kita miliki,” kata Toha saat memberikan sambutan pada penutupan PORSADIN XII Kabupaten Cianjur, Minggu (19/7/2026).
Satukan Potensi Santri dari 32 Kecamatan
Toha menegaskan, menghadapi kompetisi tingkat provinsi, seluruh santri berprestasi dari 32 kecamatan akan dipersatukan sebagai kekuatan Kabupaten Cianjur.
Ia menilai setiap kecamatan memiliki bibit-bibit unggul yang mampu bersaing di berbagai cabang lomba sehingga perlu dilakukan pembinaan secara terpadu.
“Di sini kita sudah tidak berbicara lagi kecamatan, tetapi sudah berbicara tingkat kabupaten. Seluruh kekuatan akan kita himpun bersama. Insya Allah kita yakin bisa menjadi juara umum Provinsi Jawa Barat,” ujarnya.
Perkuat Identitas Cianjur sebagai Tatar Santri
Selain mengejar prestasi, P3DTPQ juga menyiapkan program strategis untuk memperkuat identitas Kabupaten Cianjur sebagai Kota Santri atau Tatar Santri.



