Fokus Pembenahan Internal: Penguatan Manajemen & Kinerja Karyawan
Dalam paparannya, Plt Dirut Yudi Haryadi menekankan bahwa 100 hari kerja ke depan akan menjadi fase percepatan untuk memperbaiki fondasi manajerial dan meningkatkan kinerja seluruh lini organisasi.
Menurutnya, pelayanan air bersih yang efektif dan profesional tidak akan tercapai tanpa penguatan sumber daya manusia dan soliditas internal. Karena itu, program pembenahan akan difokuskan pada tujuh bidang utama
Bidang Umum: Penataan ulang tata kelola administrasi dan pemeliharaan aset. Keuangan: Penertiban pengelolaan kas, optimalisasi anggaran, dan peningkatan akuntabilitas.
Hubungan Langganan: Perbaikan sistem billing dan respons penanganan keluhan. Perencanaan & Program: Penyusunan rencana kerja jangka pendek yang terukur dan realistis. Produksi & Distribusi: Efisiensi produksi, penurunan kehilangan air (NRW), dan keandalan suplai.
Satuan Pengawas Intern (SPI): Penguatan fungsi kontrol dan mitigasi potensi penyimpangan. Seluruh Unit Operasional: Penajaman Tupoksi dan target kinerja yang terukur.
“Seluruh divisi harus bergerak cepat dan tepat. Tidak ada lagi ruang untuk kinerja tanpa target. Kami akan mengawal kualitas suplai air dan memastikan setiap unit bertanggung jawab penuh pada hasil kerjanya,” tegas Yudi Haryadi.



