Rendra menandaskan, saat new normal nantinya sejumlah pasar dan toko non pangan serta rumah makan di ijinkan buka. Namun, tetap memperhatikan protokol kesehatan. “Social distancing dan pembatasan kapasitas pengunjung diperlukan pengawasan yang melekat oleh aparat gabungan dan imbauan melalui semua media yang ada,” tandas Rendra
Dalam penanganan corona jangka panjang saat ini, pihaknya berharap mesjid dan tempat ibadah bisa berperan aktif dalam memberikan edukasi dan bantuan bagi warga. Tokoh agama pun, ujar dia, bisa menjadi garda terdepan untuk memperkuat apa yang sudah dilakukan aparatur wilayah.
“Nanti sosialisasi bisa dilakukan di lingkungan mesjid, baik secara tatap muka terbatas dengan tetap menjaga jarak atau dengan menggunakan pengeras suara,” jelasnya.


