“Santri masa kini harus menjadi agen perubahan yang mampu menjawab tantangan global. Dunia membutuhkan santri yang bukan hanya pandai membaca kitab, tetapi juga mampu membaca zaman,” ujar Ruhli penuh semangat.
Ia berpesan kepada para santri agar terus menimba ilmu dengan semangat dan keikhlasan, serta tidak cepat berpuas diri.
“Jangan pernah merasa cukup dengan ilmu hari ini. Dunia terus bergerak cepat — jadilah santri yang membanggakan pesantren dan mengharumkan bangsa di kancah dunia,” pesannya menutup sambutan.
Kemeriahan Penutupan: Dari Marching Band hingga Doa Bersama
Sementara itu, Ketua Panitia HSN Kabupaten Cianjur, H. Aden Ali Asadulloh, M.Pd.I, menyampaikan bahwa acara ini menjadi puncak dari seluruh rangkaian HSN yang telah berlangsung sejak pertengahan Oktober.
Acara penutupan dimeriahkan dengan penampilan para juara lomba Marching Band dan Hadroh, tausiyah kebangsaan, serta doa bersama untuk keselamatan bangsa.



