Dukungan Sarana dan Prasarana Pendidikan
Terkait bentuk penghargaan, Asep menegaskan bahwa Anugerah Panca Waluya tidak diberikan dalam bentuk uang tunai, melainkan dukungan program dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Setelah menerima penghargaan, kami diundang untuk menyusun Rencana Anggaran Biaya (RAB). Bantuan ini dapat berupa pengadaan PC, alat pembelajaran, sarana prasarana, serta peningkatan kompetensi guru melalui kegiatan diklat,” jelasnya.
Seluruh bantuan disalurkan dalam bentuk barang atau program sesuai kebutuhan sekolah, bukan dalam bentuk dana tunai.
Apresiasi Bupati dan Disdikpora Cianjur
Penghargaan Anugerah Panca Waluya tersebut secara resmi diterima pada 30 Desember 2025 di Gedung Ki Hajar Dewantara, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat.
Bupati Cianjur dr. Mohammad Wahyu Ferdian memberikan apresiasi tinggi atas capaian SMPN 1 Cianjur yang dinilai berhasil menerjemahkan kebijakan pendidikan karakter ke dalam praktik nyata.
“Prestasi ini menunjukkan bahwa sekolah di Cianjur mampu mencetak generasi yang unggul, sehat, dan berakhlak,” ujarnya.
Senada dengan itu, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur, Ruhli Solehudin, berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi sekolah lain.
“Kami mendorong seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Cianjur untuk mencontoh praktik baik yang telah dilakukan SMPN 1 Cianjur. Pendidikan karakter harus berjalan seiring dengan peningkatan prestasi akademik,” pungkasnya.
Dengan raihan Anugerah Panca Waluya ini, SMPN 1 Cianjur semakin menegaskan komitmennya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga pembentukan karakter peserta didik secara menyeluruh. (dkh/Rik)



