Enam PKBM Jadi Pilot Project
Sebagai langkah strategis 2026, Disdikpora akan menunjuk satu PKBM di masing-masing dari enam wilayah Cianjursebagai Pilot Project atau sekolah standar.
PKBM tersebut akan menjadi model tata kelola, manajemen, serta pengembangan mutu bagi lembaga lain.
“Prinsip pendidikan non-formal adalah melayani yang belum terlayani. Pembelajaran harus fleksibel, bisa di balai desa, madrasah, atau di mana saja. Kehadiran Bupati hari ini menjadi motivasi besar bagi kami,” tutup Ruhli.
Seni dan Kreativitas Warnai Bimtek
Kegiatan yang dipandu MC Wandi Ubaidilah ini turut dimeriahkan penampilan seni Karinding dari PKBM Sarbini serta musik dari PKBM Al Hijrah.
Hal tersebut menunjukkan bahwa pendidikan non-formal di Cianjur tidak hanya fokus akademik, tetapi juga mengembangkan kreativitas dan karakter warga belajar.
Dengan transformasi tata kelola, penguatan kompetensi, dan sinergi dunia industri, Disdikpora Cianjur optimistis PKBM akan menjadi pilar utama peningkatan IPM sekaligus pencetak lulusan yang siap kerja dan berdaya saing. (dkh/Rik)



