CIANJUR – Kenaikan harga kedelai yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir memberikan tekanan berat bagi pelaku industri tahu di Kabupaten Cianjur.
Sejumlah pabrik terpaksa menghentikan sementara aktivitas produksinya lantaran biaya operasional yang terus meningkat, sementara daya beli masyarakat dan permintaan pasar mengalami penurunan.
Dampak kondisi tersebut tidak hanya dirasakan para pemilik usaha, tetapi juga para pekerja yang selama ini menggantungkan penghasilan dari sektor industri tahu.
Banyak buruh terpaksa dirumahkan karena pabrik tempat mereka bekerja tidak lagi mampu beroperasi secara normal.
Salah satu sentra industri tahu yang terdampak berada di Desa Langensari, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur. Di wilayah tersebut, sejumlah pabrik memilih menghentikan produksi untuk sementara waktu demi menghindari kerugian yang lebih besar.
Polres Cianjur Hadir Ringankan Beban Masyarakat
Melihat kondisi tersebut, Polres Cianjur menunjukkan kepeduliannya dengan menyalurkan bantuan bahan pokok kepada para buruh pabrik tahu yang terdampak.
Kapolres Cianjur, AKBP Akhmad Alexander Yurikho Hadi, mengatakan bahwa pihaknya mengetahui kondisi para pekerja dari berbagai informasi yang berkembang, termasuk pemberitaan mengenai berhentinya operasional sejumlah pabrik tahu akibat lonjakan harga kedelai.



