Scroll untuk baca artikel
DaerahHomepemerintahan

Koordinator TA Bupati Cianjur Tekankan Objektivitas di Tengah Polemik Pernyataan Kepala Daerah

634
×

Koordinator TA Bupati Cianjur Tekankan Objektivitas di Tengah Polemik Pernyataan Kepala Daerah

Sebarkan artikel ini
Spread the love

CIANJURPemerintah Kabupaten Cianjur melalui Koordinator Tenaga Ahli (TA) Bupati, M. Herry Wirawan, menekankan pentingnya objektivitas publik dalam menyikapi berbagai pernyataan yang beredar di ruang digital, khususnya yang berkaitan dengan sosok pemimpin daerah.

Hal tersebut disampaikan Herry saat ditemui wartawan pada Kamis (30/4/2026), menyusul polemik yang berkembang di masyarakat terkait pernyataan Bupati Cianjur yang viral di media sosial.

Menurutnya, di era media sosial saat ini, satu potongan kalimat kerap kali menyebar lebih cepat dibandingkan konteks utuh yang melatarbelakanginya. Kondisi ini berpotensi memunculkan kesalahpahaman bahkan penilaian yang tidak proporsional.

“Yang awalnya obrolan ringan bisa berubah menjadi kesimpulan serius. Yang tadinya candaan spontan bisa ditarik menjadi narasi krisis kepemimpinan. Ini yang perlu kita sikapi dengan lebih jernih,” ujar Herry.

Pentingnya Memahami Konteks Utuh

Herry menilai publik tidak hanya membutuhkan kebebasan dalam berpendapat, tetapi juga kejernihan dalam memahami informasi secara menyeluruh. Dalam konteks pernyataan Bupati yang belakangan ramai diperbincangkan, ia meminta masyarakat melihatnya secara utuh, tidak terpotong dari suasana dan konteks saat itu.

Ia menjelaskan, dalam interaksi sehari-hari, Mohammad Wahyu Ferdian dikenal memiliki hubungan yang cair dengan para wartawan. Suasana komunikasi yang santai dan penuh seloroh, menurutnya, menjadi bagian dari dinamika di lapangan.

“Kalimat seperti ‘ah lieur dunia mah’ dalam kultur komunikasi Sunda sering kali merupakan ungkapan ringan untuk mencairkan suasana. Disampaikan sambil tersenyum, dalam situasi informal setelah agenda yang padat,” katanya.